
MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat mitigasi banjir, serta mendukung suksesnya berbagai agenda strategis daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui apel kerja bakti yang dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Arody Tangkere, MAP, di kawasan Taman Godbless Minahasa, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan saluran drainase dan lingkungan sepanjang ruas jalan mulai dari kawasan Patung Korengkeng hingga Kelurahan Tonsaru.
Apel dan kerja bakti diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, mulai dari para asisten, kepala dinas, kepala badan, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga Tenaga Harian Lepas (THL).
Dalam arahannya, Tangkere menegaskan bahwa pembersihan saluran air merupakan langkah penting dalam menjaga kelancaran aliran air sekaligus mencegah potensi genangan dan banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.
“Pembersihan drainase ini sangat penting untuk memastikan aliran air dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat meminimalisir risiko genangan maupun banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan,” ujar Tangkere.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta kerja bakti agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung.
“Laksanakan tugas dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja serta memastikan setiap titik yang menjadi sasaran dapat dibersihkan secara maksimal,” harapnya.
Menurut Tangkere, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Fun Bike yang akan diselenggarakan oleh Kodam XIII/Merdeka dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Kodam XIII/Merdeka.

Ia menjelaskan bahwa ruas jalan yang menjadi sasaran kerja bakti merupakan salah satu jalur yang akan dilalui para peserta dan tamu undangan Fun Bike. Karena itu, kondisi jalur harus dipastikan bersih, aman, nyaman, dan representatif.
“Fun Bike ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Minahasa. Peserta dan tamu yang akan mengikuti kegiatan tersebut tentunya akan melintasi kawasan ini. Karena itu kita memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa jalur yang akan digunakan berada dalam kondisi bersih, aman, nyaman dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tangkere menekankan pentingnya menjaga marwah dan citra Kabupaten Minahasa di sepanjang lintasan kegiatan. Pasalnya, kawasan tersebut memiliki sejumlah destinasi unggulan yang sarat nilai sejarah, budaya, dan ekonomi.

Di sepanjang jalur tersebut terdapat Patung Korengkeng yang menjadi salah satu ikon daerah, Benteng Moraya yang menyimpan jejak sejarah perjuangan masyarakat Minahasa, serta kawasan wisata kuliner di sekitar Danau Tondano yang selama ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Menurutnya, kebersihan dan penataan lingkungan akan memberikan kesan positif sekaligus memperkuat promosi potensi wisata daerah kepada para peserta dan pengunjung yang datang ke Minahasa.
“Banyak destinasi wisata yang kita miliki. Kiranya hal ini terus menumbuhkan semangat kolaborasi, disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan. Apa yang kita kerjakan hari ini mungkin terlihat sederhana, namun sesungguhnya memberikan dampak yang besar bagi keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan dan kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” ungkapnya.
Apel kerja bakti tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE, para asisten, kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan semangat gotong royong sebagai fondasi pelayanan publik dan pembangunan daerah, sekaligus memperlihatkan kesiapan daerah dalam menyambut agenda strategis yang akan membawa nama Minahasa semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional.
☆J.L
