
MINAHASA — Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua TP-PKK Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE, menghadiri Ibadah Syukur Paskah sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-85 Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Kegiatan ini digelar di Lapangan Schwarz Langowan, Jumat (1/5/2026), dalam suasana penuh khidmat dan sukacita iman.

Ibadah dipimpin oleh Bendahara Umum GSJA Indonesia, Pdt. Putu Oke Noerdiari, M.Th, yang dalam khotbahnya menegaskan makna kebangkitan Kristus sebagai sumber pengharapan, kekuatan, dan fondasi iman bagi umat percaya dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Momentum sakral ini turut diwarnai dengan sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara, Pnt. Susan Anna Pangalila, SH, MH.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa memanjatkan syukur atas kasih dan anugerah Tuhan yang terus menyertai perjalanan kehidupan umat.
“Perayaan Paskah dan HUT ke-85 GSJA ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum perjumpaan iman yang memperteguh keyakinan akan kasih Tuhan yang setia dari masa ke masa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital serta kompleksitas tantangan sosial dan ekonomi, gereja memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai moral dan perekat kebersamaan.
“Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, penguatan iman, serta penanaman nilai kasih, damai, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat merayakan Paskah serta Hari Ulang Tahun ke-85 GSJA, seraya berharap gereja terus menjadi terang dan berkat bagi masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan dan penghormatan terhadap kebersamaan jemaat, Bupati Minahasa secara resmi melepas peserta pawai Paskah yang diikuti oleh jemaat GSJA dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara, menandai semangat persatuan dan sukacita iman yang hidup di tengah masyarakat.
☆J.L
