Bupati Robby Wujudkan Tata Kelola Tanggap Bencana, Pos Basarnas Jadi Simbol Penguatan Layanan Publik

MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P. terus memperkuat arsitektur ketahanan daerah dengan membangun sinergi strategis bersama Basarnas Sulawesi Utara sebagai bagian dari konsolidasi tata kelola pemerintahan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan saat menerima kunjungan kerja Kepala Basarnas Sulut George L.M. Randang, S.IP., M.A.P., didampingi Kepala BPBD Minahasa Shandro Mogot, S.E., M.Si., di Kantor Bupati Minahasa, Senin (27/7/2026).

Audiensi menghasilkan sejumlah agenda prioritas, dengan fokus utama pada rencana pembentukan Unit/Pos Basarnas di Kabupaten Minahasa sebagai instrumen strategis untuk mempercepat respons operasi SAR sekaligus memperkuat sistem perlindungan masyarakat.

Langkah tersebut dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang sigap menghadapi bencana serta memperkokoh kapasitas daerah dalam mengelola risiko kebencanaan.

Penguatan kolaborasi juga diarahkan ke sektor pendidikan melalui simulasi evakuasi kebencanaan di sekolah, sektor pariwisata melalui implementasi Safety Tourism, pembangunan pos pantau SAR di kawasan Danau Tondano dan destinasi wisata, pelatihan water rescue bagi pelaku wisata, hingga sektor perikanan melalui penguatan pos siaga untuk mempercepat penanganan kecelakaan nelayan di laut maupun danau.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan poros utama kebijakan pemerintahan. Karena itu, sinergi lintas lembaga, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyediaan infrastruktur kebencanaan akan terus dipercepat sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang cepat, terukur, dan berdaya tanggap.

Kolaborasi strategis Pemkab Minahasa dan Basarnas Sulawesi Utara menjadi tonggak penguatan ekosistem ketahanan daerah, sekaligus menegaskan kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dalam mengorkestrasi kebijakan yang tidak hanya memperkuat perlindungan masyarakat, tetapi juga membangun fondasi investasi, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan menuju Minahasa yang semakin aman, tangguh, dan berdaya saing.

☆J.L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *