
MINAHASA – Komitmen terhadap penguatan kualitas tata kelola pemerintahan kembali ditegaskan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, saat menghadiri Ujian Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Pemerintahan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Sidang terbuka tersebut merupakan ujian akhir bagi Joune James Esau Ganda dalam meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan.
Kehadiran Bupati Minahasa didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE serta Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menjadi simbol dukungan dan apresiasi atas pencapaian akademik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas keberhasilan Joune Ganda menuntaskan pendidikan doktoralnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi personal, melainkan representasi komitmen intelektual seorang pemimpin dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan.
“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kiranya ilmu yang diperoleh dapat semakin memperkuat kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks dan menuntut respons kebijakan yang adaptif, peningkatan kompetensi akademik kepala daerah menjadi investasi strategis dalam memperkokoh sistem pemerintahan daerah.
Ujian sidang terbuka ini menjadi momentum penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pemerintahan, sekaligus mencerminkan semangat reformasi birokrasi berbasis kapasitas dan integritas.
Sidang yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Ketua APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, Ketua TP-PKK DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono, Rektor IPDN Halilul Khairi, Direktur Pascasarjana Muhadam Labolo, serta Gubernur Sulawesi Utara periode 2016–2025, Olly Dondokambey bersama Ibu.
Turut hadir pula para Wali Kota, Bupati, serta Wakil Wali Kota dan Wakil Bupati dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan forum akademik tersebut sebagai ruang konsolidasi kepemimpinan daerah berbasis ilmu pemerintahan.
Kehadiran Bupati Minahasa dalam momentum akademik ini mempertegas orientasi kepemimpinan daerah yang tidak hanya fokus pada eksekusi kebijakan, tetapi juga pada penguatan kapasitas intelektual dan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.
☆J.L
