Sekda Lynda Kawal Transformasi Talenta ASN, Minahasa Dorong Birokrasi Berbasis Data dan Kinerja

MANADO — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., menjadi bagian dari konsolidasi penguatan manajemen talenta ASN dalam Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (24/9/2026).

Forum yang menghadirkan Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., tersebut mempertemukan pemerintah daerah se-Sulawesi Utara untuk menyelaraskan arah kebijakan pengelolaan ASN.

Kepala BKN memaparkan 15 kebijakan pro-karier ASN, termasuk pengembangan karier berbasis prestasi, KPLB, uji kompetensi sepanjang tahun, seleksi JPT independen, manajemen talenta, profiling PROASN, penguatan e-Kinerja, digitalisasi arsip dan percepatan layanan kepegawaian melalui SLA maksimal lima hari kerja.

Di Minahasa, 14 kebijakan yang relevan dengan pemerintah daerah disebut telah dilaksanakan BKPSDM Kabupaten Minahasa. Transformasi tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola ASN yang semakin berbasis merit, kompetensi, potensi, kinerja dan data.

Salah satu agenda yang kini diperkuat ialah penerapan kinerja harian ASN. Rekam aktivitas dan hasil kerja aparatur diproyeksikan menjadi basis data objektif untuk memetakan kompetensi, potensi dan kinerja sekaligus memperkuat pengambilan keputusan dalam manajemen talenta.

Konsolidasi ini memiliki relevansi khusus dengan perjalanan karier Sekda Lynda Watania. Pada 5 November 2025, Lynda menerima SK kenaikan pangkat menjadi Pembina Utama, golongan ruang IV/e, melalui mekanisme Kenaikan Pangkat Luar Biasa. Dalam narasi Pemkab Minahasa, Lynda disebut sebagai satu-satunya Sekda di Indonesia yang memiliki pangkat IV/e.

Capaian tersebut menjadi salah satu contoh ruang pengembangan karier ASN berbasis prestasi sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memperlihatkan pentingnya sistem yang mampu menghubungkan kinerja, kompetensi, potensi, prestasi dan pengembangan karier.

Kepala BKPSDM Minahasa Johnny Tendean, A.P., M.A.P., menegaskan komitmen untuk membangun manajemen ASN yang objektif, transparan, berbasis data dan berorientasi kinerja.

Bagi Minahasa, penguatan manajemen talenta kini diarahkan menjadi bagian dari arsitektur reformasi birokrasi. Kinerja menjadi rekam jejak, data menjadi pijakan keputusan, kompetensi menjadi fondasi pengembangan, dan potensi menjadi modal strategis organisasi.

Dalam kerangka tersebut, posisi Sekda Lynda menjadi salah satu simpul koordinasi penting dalam menjaga kesinambungan transformasi birokrasi—dari administrasi menuju kinerja, dari data menuju keputusan, dan dari potensi menuju kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. 

☆J.L   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *