
MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan bersih dan tertata.
Salah satu langkah strategis yang kini diterapkan adalah kewajiban bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyediakan minimal lima hingga sepuluh peralatan kerja bakti sebagai bagian dari indikator evaluasi kinerja dalam mendukung program Indonesia Asri.
Kebijakan tersebut ditegaskan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, saat memimpin Apel Kerja Bakti di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa ketersediaan sarana pendukung seperti cangkul, sekop, dan tempat sampah yang memadai di setiap kantor pemerintahan merupakan komponen penting dalam membangun budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, agenda kerja bakti yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Seluruh perangkat daerah diminta memastikan tersedianya fasilitas yang memadai agar kegiatan tersebut benar-benar berdampak pada kebersihan dan penataan lingkungan.
“Setiap OPD wajib menyiapkan alat-alat kerja bakti. Minimal ada lima sampai sepuluh cangkul dan sekop. Ini akan menjadi bahan evaluasi agar kita benar-benar berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk Minahasa yang asri,” tegas Dondokambey.
Selain pembenahan di lingkungan internal kantor pemerintahan, pemerintah daerah juga mendorong terciptanya suasana kerja yang hijau, bersih, dan tertata.
Lingkungan kantor yang asri dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memberikan kenyamanan bagi aparatur sipil negara dalam bekerja serta masyarakat yang datang mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa yang secara konsisten menjaga kebersihan kawasan wisata Benteng Moraya.
Kawasan bersejarah tersebut dinilai sebagai salah satu ikon wisata daerah yang harus dirawat secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam menjaga kelestarian kawasan tersebut, Dinas Pariwisata direncanakan akan menempatkan kantor operasionalnya di area Benteng Moraya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan kawasan wisata tersebut tetap terjaga kebersihan dan keasriannya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di tengah suasana bulan Ramadhan.
Ia menekankan pentingnya memperkuat toleransi antarumat beragama guna menjaga kondusivitas daerah.
“Bagi warga yang akan melaksanakan perjalanan mudik, saya ingatkan agar senantiasa memperhatikan keselamatan di perjalanan sehingga dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan selamat,” ujarnya.
Agenda kerja bakti yang dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa tersebut ditutup dengan penegasan bahwa program penataan dan kebersihan lingkungan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa.
Apel kerja bakti ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
☆J.L
