MINSEL – IMnews // Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, S.H., (FDW) menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan Kabupaten Minahasa Selatan, yang didampingi kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Hendrie Lumapow, S.H., M.Si. dimana acara tersebut berlangsung di Aula Waleta, Kantor Bupati Minsel Kamis, 23 Juli 2026.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Kearsipan untuk Mendukung Transformasi Digital melalui Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), serta Pencanangan Kabupaten Minahasa Selatan sebagai Kabupaten Tertib Arsip Tahun 2026.
Bupati FDW dalam sambutan menuturkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa salah satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan amanat tersebut, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 menempatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Komitmen tersebut tercermin dalam pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan yang terus mengalami kemajuan, ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,17 pada tahun 2024 menjadi 76,47 pada tahun 2025. Di tengah tingginya pemanfaatan perangkat digital (84,99 persen) dan akses internet (73,63 persen), penguatan literasi menjadi kebutuhan penting agar masyarakat mampu memanfaatkan informasi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab” tutur FDW
Dalam mendukung transformasi digital, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memperkuat pengembangan perpustakaan melalui sosialisasi akreditasi dan advokasi perpustakaan.
“Kita harus terus meningkatkan tata kelola kearsipan melalui penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) serta pencanangan Kabupaten Minahasa Selatan sebagai Kabupaten Tertib Arsip Tahun 2026. Upaya ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang literat sekaligus mewujudkan birokrasi yang modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045” Ujar wongkar.
Sementara itu Kadis Perpusip Minsel Lumapow menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) secara masif tengah menggencarkan gerakan literasi melalui Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan. Langkah ini sejalan dengan pencanangan Minsel sebagai pelopor kabupaten tertib arsip di Sulawesi Utara guna mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat edukasi dan rekreasi.
“Berbagai komitmen seputar sosialisasi perpustakaan, baik di tingkat nasional maupun lokal, berfokus pada langkah-langkah dorongan akreditasi dimana dinas terkait di berbagai daerah gencar melakukan advokasi akreditasi agar perpustakaan sekolah maupun desa memenuhi standar nasional dan menarik minat baca masyarakat. Pemerintah daerah terus didorong untuk menjadikan perpustakaan dan kearsipan sebagai prioritas strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di era digital, selain penyediaan buku, advokasi ditekankan pada pentingnya perpustakaan bertransformasi menjadi ruang terbuka yang nyaman dan memiliki fasilitas layanan inklusif” Ungkap Lumapow.
“melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan perpustakaan menjadi pusat literasi pendiikan yang modern, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dengan perpustakaan yang unggul, diharapkan budaya membaca, meneliti, dan menghasilkan karya di lingkungan pendidikan semakin berkembang, sehingga mampu mendukung terwujudnya lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat” jelas Lumapow
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ibu Dra. Grace Mandagie, Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan yang mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, bersama jajaran; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bapak Frangky Tangkere, S.P., M.Si.,; Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Bapak Sonny Makaenas, A.P., S.IP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, para Camat, serta segenap jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan; Bapak Admin Taturu, S.H., Pustakawan Ahli Madya/Asesor yang juga bertindak sebagai Narasumber; para Kepala Sekolah, Guru, Pegiat Literasi, dan Pengelola Perpustakaan SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Minahasa Selatan; serta seluruh peserta sosialisasi.

