
MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, MAP, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Utara, yang dilaksanakan di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Senin (31/8/2026).
Kehadiran Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap penguatan akses pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta berkeadilan bagi generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minahasa turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa dan Camat Remboken.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, serta Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dr. Suratna, M.Psi.
Turut hadir pula Wakil Bupati Minahasa Selatan, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Wakil Bupati Kotamobagu, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, para Tim Ahli Gubernur Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Sekolah SRT 3 Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Sekolah SRMP 21 Manado, para orang tua, serta siswa peserta MPLS.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan sarana dan peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan sebuah langkah strategis dalam membuka ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
“Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan terobosan luar biasa dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi anak-anak kita.”
Vanda menambahkan.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bukan sekadar proses memperkenalkan lingkungan pendidikan kepada peserta didik baru, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam membangun karakter dan mental generasi penerus.
“Melalui kegiatan MPLS ini, kami berharap para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolahnya, tetapi juga terbangun karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi untuk merajut masa depan yang lebih cerah,” ujar Vanda Sarundajang.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa, pembangunan pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kekuatan strategis dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan.
Kegiatan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi dan penguatan sinergi lintas sektor.

Pertemuan berbagai unsur pemerintahan daerah, pemerintah pusat, instansi vertikal, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik mencerminkan semangat bersama untuk menjadikan pendidikan sebagai jembatan transformasi sosial dan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Melalui dukungan dan kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat menjadi bagian dari langkah besar membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, berdaya saing, serta memiliki masa depan yang lebih cerah.
Dengan semangat kolaborasi, pendidikan inklusif terus ditegakkan sebagai fondasi, karakter dibangun sebagai kekuatan, dan generasi masa depan dipersiapkan sebagai arah baru pembangunan.
☆J.L
