
Tomohon – Kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (VaSung) kembali memancarkan wajah pemerintahan yang humanis, responsif, dan berlandaskan empati sosial saat menghadiri ibadah penghiburan atas wafatnya Almarhumah Ibu Lenny Runtu dalam keluarga besar Poluan–Ratulangi, di Kelurahan Paslaten, Kota Tomohon, Senin (30/3/2026).

Kehadiran langsung duet pimpinan daerah tersebut menjadi simbol kuat bahwa fondasi pemerintahan Minahasa tidak hanya bertumpu pada kebijakan dan tata kelola birokrasi, tetapi juga dibangun melalui sentuhan kemanusiaan, solidaritas, dan kedekatan emosional dengan keluarga besar ASN.
Momentum duka ini memotret kokohnya kultur pemerintahan yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan sebagai pilar harmoni organisasi dan stabilitas pelayanan publik.
Kehadiran RD–VaSung sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan daerah hadir sebagai simpul moral, penguat batin, dan perekat solidaritas birokrasi di setiap momentum sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Bupati RD menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah duka adalah manifestasi kepemimpinan yang hadir secara utuh—melayani, menguatkan, dan menjaga nilai kemanusiaan dalam tubuh birokrasi.
Pesan yang dibangun dalam momentum ini memperkuat citra kepemimpinan Robby–Vanda sebagai poros pemerintahan yang berkeadaban, religius, dan menyatu dengan denyut kehidupan sosial masyarakat serta keluarga besar aparatur sipil negara.

Didampingi Wakil Bupati, Ketua TP-PKK, Sekda, dan jajaran Pemkab Minahasa, suasana ibadah berlangsung penuh khidmat, menjadi simbol bahwa birokrasi Minahasa bukan sekadar mesin administrasi, melainkan rumah besar yang bertumpu pada loyalitas, kepedulian, dan persaudaraan.
Di tengah duka, kepemimpinan RD–VaSung kembali menegaskan pesan besar: pemerintahan yang kokoh selalu lahir dari empati, solidaritas, dan keteladanan moral.
☆J.L
