InterMitraNews.com
MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan komitmen kuat dalam pengendalian inflasi daerah dan mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan terhadap program perumahan nasional, Selasa (29/7/2025).
Rapat yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, dan diikuti dari Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta sejumlah pejabat perangkat daerah strategis.
Turut mendampingi dalam rapat ini yakni Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, Kabag Prokopim, dan Kabag Hukum.

Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah, serta mendorong percepatan realisasi program perumahan rakyat sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Robby Dondokambey (RD) menegaskan kesiapan dan komitmen Pemkab Minahasa untuk mengambil langkah-langkah strategis guna mengendalikan inflasi, khususnya di sektor pangan dan transportasi.
“Kami terus mengoptimalkan kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk melalui pelaksanaan operasi pasar murah, untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, terutama beras yang saat ini mengalami lonjakan harga secara nasional,” ujar Bupati RD.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa Pemkab Minahasa akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keberlangsungan distribusi bahan pangan dan kelancaran program perumahan rakyat di wilayah Minahasa.
Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, menekan gejolak harga, serta mempercepat realisasi pembangunan hunian layak bagi warga.
☆J.L
