Sejumlah Program Unggulan JHM

MINAHASA — Momentum demokrasi desa di Kecamatan Tombariri memasuki babak strategis dengan tampilnya figur kepemimpinan berkarakter kuat. Juliana Hermina Makatipu (JHM) secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Borgo dalam kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) tahun 2026, Minggu (19/04/26), di Balai Desa Borgo.

Pendaftaran tersebut tidak sekadar menjadi proses administratif, melainkan menjelma sebagai manifestasi legitimasi sosial yang kokoh. JHM diarak oleh gelombang dukungan masyarakat lintas elemen desa—sebuah sinyal kuat bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik dan stabilitas sosial masih mendapatkan tempat di hati warga.

Didampingi oleh perwakilan simpatisan, yakni Michael Syamsudin, Hendrik Runtuthomas, dan Faisal Uber, JHM menegaskan bahwa pencalonannya merupakan respons atas aspirasi kolektif masyarakat yang menghendaki kesinambungan kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi kesejahteraan.

“Ini bukan semata keputusan pribadi, melainkan panggilan moral atas kepercayaan masyarakat yang ingin melihat Desa Borgo semakin maju, harmonis, dan terbebas dari rasa takut, intimidasi, maupun konflik sosial. Pemerintah desa harus hadir sebagai pengayom, bukan menjadi hambatan bagi rakyat,” tegas JHM.

Dalam kerangka visi kepemimpinan yang progresif dan inklusif, JHM mengusung paradigma kolaboratif antara pemerintah desa dan masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya membangun kultur sosial yang dilandasi nilai kasih, persatuan, serta penguatan kreativitas warga sebagai modal sosial desa.

Lebih jauh, JHM memaparkan arah kebijakan strategis yang akan menjadi prioritas apabila kembali dipercaya memimpin. Program jangka pendek difokuskan pada pembangunan infrastruktur penangkal ombak, sebagai respons konkret terhadap ancaman abrasi dan banjir rob yang kerap mengganggu permukiman warga pesisir.

Selain itu, agenda pembangunan lainnya mencakup:

  • Pengadaan fasilitas gedung olahraga desa sebagai pusat pembinaan generasi muda.
  • Penanganan sistematis persoalan persampahan berbasis lingkungan.
  • Penguatan kapasitas desa dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.
  • Penyediaan ambulans desa guna menjamin akses layanan kesehatan yang cepat dan merata.

Dalam tahapan kampanye, JHM juga merancang program berbasis pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti kegiatan pengobatan gratis serta revitalisasi daerah aliran sungai (DAS) sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekologi desa.
Menariknya, di tengah dinamika kontestasi, JHM menyerukan praktik politik yang beretika dan bermartabat.

“Mari kita berpolitik secara sehat, saling menghargai, dan tidak menjatuhkan satu sama lain. Demokrasi desa harus menjadi ruang persatuan, bukan perpecahan,” ujarnya.

Dukungan terhadap JHM pun mengemuka dari berbagai kalangan. Michael Syamsudin menegaskan harapannya agar program prioritas seperti pembangunan penangkal ombak dan tambatan perahu dapat segera direalisasikan demi mendukung aktivitas nelayan.

Senada dengan itu, Faisal Uber menilai JHM sebagai figur yang memiliki kapasitas dan komitmen dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan, melalui pelayanan kesehatan yang memadai serta bantuan yang tepat sasaran.

Sementara itu, tokoh masyarakat Hendrik Runtuthomas memberikan penilaian strategis terhadap rekam jejak kepemimpinan JHM. Ia menilai pendekatan humanis, kekeluargaan, serta responsivitas dalam pelayanan publik menjadi faktor kunci yang menciptakan rasa aman dan kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kepemimpinan yang cepat tanggap dan dekat dengan rakyat adalah kebutuhan mendasar Desa Borgo saat ini, dan itu telah terbukti pada sosok JHM,” ungkapnya.

Pasca pendaftaran, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda silaturahmi langsung kepada masyarakat, menyambangi warga di tempat usaha maupun kediaman mereka. Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan simpatisan di kediaman keluarga Tonny Makatipu.

Dengan mengusung semangat kepemimpinan yang kuat, berorientasi pelayanan, dan berbasis legitimasi sosial yang luas, pencalonan Juliana Hermina Makatipu dinilai menjadi representasi hadirnya kembali figur pemimpin desa yang siap mengakselerasi pembangunan serta memperkuat kohesi sosial di Desa Borgo menuju masa depan yang lebih berdaulat dan sejahtera.

☆David

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *