RD – VaSung Pimpin Empati Pemerintah, Antar Langsung Penghormatan Terakhir bagi Almarhumah Florencia Lolita Wibisono

MINAHASA — Kepemimpinan yang berakar pada empati kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, (RD) bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, (VaSung) secara langsung menghadiri ibadah pemakaman Almarhumah Florencia Lolita Wibisono, Sabtu (24/1/2026), sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah duka masyarakat.

Turut mendampingi, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menegaskan soliditas kepemimpinan dan komitmen pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Almarhumah Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500, berpulang pada usia 32 tahun, 2 bulan, 28 hari.

Ibadah pemakaman dipimpin oleh Ketua BPMJ GMIM Baitani Taler Pdt. Rudy M. Pantouw, M.Th, dan dilangsungkan di rumah duka Kelurahan Taler Lingkungan III, Kecamatan Tondano Timur, dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan.

Dalam pernyataannya, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, pribadi, dan keluarga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam urusan administratif dan pembangunan fisik, tetapi juga berdiri di garda terdepan saat masyarakat menghadapi kehilangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, pribadi, dan keluarga, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhumah Florencia Lolita Wibisono. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan penghiburan, kekuatan, serta pengharapan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujar Bupati.

Senada dengan itu, kehadiran Wakil Bupati Vanda Sarundajang mencerminkan kesinambungan kepemimpinan daerah yang peka, berempati, dan menjunjung tinggi nilai pelayanan publik.

Pemerintah daerah, tegas Bupati, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri, terlebih dalam masa duka.

Sebagai bentuk konkret kepedulian dan pelayanan negara, Pemerintah Kabupaten Minahasa menyerahkan Akta Kematian, Kartu Keluarga, serta santunan duka kepada keluarga almarhumah.

Langkah ini merupakan implementasi langsung dari prinsip pelayanan cepat, tepat, dan berkeadilan—memastikan keluarga tidak terbebani urusan administratif di tengah suasana kehilangan.

Kehadiran langsung pimpinan daerah dalam ibadah pemakaman ini menjadi penegasan bahwa kepemimpinan di Minahasa dijalankan dengan pendekatan human-centered governance—di mana negara hadir, bekerja, dan menguatkan masyarakat, bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui empati dan tindakan nyata.

☆J.L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *