
BITUNG — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan sosial masyarakat Pulau Lembeh. Polsek Lembeh Selatan bersama masyarakat turun langsung melaksanakan kerja bakti memperluas jembatan penyeberangan yang menghubungkan kawasan Ruko dengan Pulau Abadi, Kelurahan Papusungan, Lingkungan II, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WITA hingga 18.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolsek Lembeh Selatan AKP Demron Talolang, S.IP., M.H., bersama personel Polsek Lembeh Selatan.
Kerja bakti tersebut menjadi gambaran nyata hadirnya kepolisian di tengah masyarakat, bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Demron Talolang mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang melibatkan kepolisian dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Menurutnya, hubungan antara polisi dan masyarakat harus dibangun melalui komunikasi, kebersamaan serta kehadiran langsung di tengah berbagai aktivitas warga.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan rasa kebersamaan antara masyarakat dan polisi. Bisa dibilang tidak ada jarak lagi antara masyarakat dan polisi. Karena polisi adalah masyarakat,” ujar Demron.
Ia juga mengajak masyarakat Pulau Lembeh untuk tidak ragu melibatkan kepolisian dalam kegiatan sosial yang membutuhkan kebersamaan dan gotong royong.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Pulau Lembeh, jangan pernah ragu untuk mengundang kami jika ada kegiatan seperti kerja bakti seperti ini,” katanya.
Semangat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Pulau Abadi. Salah seorang tokoh masyarakat yang akrab disapa Bapak Ono mengatakan, budaya gotong royong telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah Pulau Lembeh secara turun-temurun.
Menurutnya, ketika ada informasi mengenai kegiatan kemasyarakatan, warga dari berbagai unsur biasanya menunjukkan antusiasme untuk mengambil bagian.
“Di wilayah Pulau Lembeh, kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi turun-temurun. Di mana saja ada kegiatan dan ada informasi dari masyarakat, pasti dengan antusias kita melaksanakan gotong royong,” ungkapnya.
Pembangunan dan perluasan jembatan penyeberangan tersebut memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur transportasi antara Pulau Abadi dan kawasan Ruko. Karena itu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan.
Kerja bakti tersebut juga memperlihatkan kolaborasi lintas unsur, dengan hadirnya personel kepolisian, unsur TNI, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, jemaat gereja, pemilik dan nahkoda perahu taxi, hingga para tukang ojek di kawasan dermaga.
Adapun unsur yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapolsek Lembeh Selatan AKP Demron Talolang, S.IP., M.H. bersama personel Polsek Lembeh Selatan; Ketua Majelis Jemaat GMIM Maranatha Pulau Abadi Pdt. Norma Bala, M.Th. bersama jemaat; Kepala Lingkungan II Kelurahan Papusungan Anto Manangka bersama masyarakat; SERMA Yanto Mangapeng, personel Intel Kodim 1310 Bitung; tokoh agama dan tokoh masyarakat Kelurahan Papusungan Lingkungan II; masyarakat Kelurahan Mawali, Kecamatan Lembeh Utara; para nahkoda dan pemilik perahu taxi rute Pulau Abadi–Ruko; serta para tukang ojek di Dermaga Perjuangan Pulau Abadi.
Selama kurang lebih tiga jam, seluruh peserta bahu-membahu melaksanakan pekerjaan hingga kegiatan selesai dalam keadaan aman, tertib dan berjalan dengan baik.

Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas bahwa semangat gotong royong merupakan modal sosial masyarakat Pulau Lembeh, sementara kehadiran aparat di tengah warga menjadi ruang untuk memperkuat kedekatan, komunikasi dan kepercayaan antara masyarakat dengan kepolisian.
Bagi Polsek Lembeh Selatan, kerja bakti tersebut bukan sekadar aktivitas fisik membangun fasilitas penyeberangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun jembatan sosial antara polisi dan masyarakat—sebuah kolaborasi yang menempatkan keamanan, pelayanan dan kebersamaan dalam satu ruang pengabdian.
★Muhajir Tatangindatu
