Mayat Suami Diduga Dibawah Lari Pelakor Dari Rumah Sakit, Istri dan Anak Sah Tak Terima

AMURANGIMnews // Dimanakah Hukum dan Keadilan di Negeri ini..?? Mayat Suami Diduga dibawah lari Pelakor (HUGEL) bersama katanya oknum-oknum keluarga almarhum. Istri Sah dan Anak Kandung Merasa Tak Adil Dilakukan Terhadap Mereka dan Menangis Karna Sakit Hati dan Hati Terasa Tersayat Di Rumah Sakit karena mayat suami dan ayah telah dibawah.

Kejadian tak terpuji terjadi di salah satu rumah sakit di Amurang, pada senin hari ini 24 Agustus 2026,, dimana istri sah secara hukum dalam pernikahan dan anak kandung merasa tidak adil atas kejadian yang terjadi kepada mereka dan memerlukan keadilan atas mereka, dimana suami dan ayah mereka meninggal dunia dan diduga dibawah pergi bukan istri sah yakni Pelakor (Istilah yang tren sekarang ini) dengan yang katanya keluarga almarhum.

Kejadian tak bermoral ini terjadi dimana diduga Pelakor atau biasanya juga dikatakan hubungan gelap (HUGEL) sang suami, membawah lari mayat suami dan ayah mereka dari rumah sakit secara paksah tersebut dengan beberapa oknum yang katanya keluarga almarhum.

Anehnya kejadian ini diduga ada keganjalan yakni apakah pihak rumah sakit mengetahui bahwa yang membawah mayat tersebut bukanlah pihak istri sah dan anak-anaknya..? dan apakah juga pihak Rumah Sakit mengijinkan pihak yang diduga HUGEL, membawah mayat tersebut. ? karena mayat tersebut dapat dimuat langsung di mobil ambulance tanpa adanya penjelasan kepada Istri dan anak sah almarhum, sampai berita ini dipublis belum ada tanggapan dari pihak rumah sakit dan saat ditanyai media ini apakah ada kepala RS, jawaban tidak tahu, seakan ada yang disembunyikan terhadap kejadian ini, tentunya sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum tidak sembarangan mayat dibawah keluar rumah sakit tanpa persetujuan rumah sakit, dan akhirnya mayat almarhum tidak bisa dibawah Istri sah dan anak-anak kandung melainkan pihak lain .

secara Hukum tidak dibenarkan sang Hugel membawah mayat almarhum. Sah hukumnya istri dah anak-anak yang sah oleh HUKUM dan NEGARA dalam satu pernikahan catatan sipil yang belum melakukan perceraian, dan siapapun juga lebih berhak adalah Istri sah dan anak-anak. Kejadian tak terpuji juga terjadi dimana sopir ambulance langsung tancap gas membawa mayat tersebut saat anak dan Istri sah masi di RS menunggu mayat almarhum untuk di bawah dan akan disemayamkan.

Meskipun sang istri dan anak berusaha menahan mayat untuk tak di bawah pergi oleh pihak sang HUGEL/Pelakor yang katanya juga dengan oknum-oknum keluarga almarhum, tapi perlawanan juga terus dilakukan begitu berapi-api oleh pihak yang diduga sang HUGEL dan katanya keluarga almarhum yang berusaha untuk segera mengambil secara paksa, dan berteriak dengan nada-nada keras dan kasar, seakan-akan mengancam Istri sah yang dipeluk sang anak tercinta. Tak kuasa untuk menahannya karena sang istri sedang dalam kelemahan tubuh/sakit.

Walaupun diduga pelakor hadir ditempat kejadian bersama-sama katanya keluarga almarhum, tapi Istri dan anak-anaknya mengganggap itu juga adalah kemampuan sang pelakor untuk membawa mayat suaminya tersebut, dan beranggapan dia nantinya yang akan duduk disamping mayat yang adalah suami sahnya bukan Istri sah dan jelas-jelas itu adalah tindakan tidak baik dan melanggar Hukum karena dia (Pelakor), bukanlah Suami sahnya.

Sempat terlontar kata-kata dari berbagai masyarakat apakah hugelnya dan siapapun lebih berhak dari anak kandung dan istri sah untuk suaminya ditemani sampai keliang kubur..? ataukah dibicarakan baik-baik dari kedua belah pihak keluarga, bukan pelakor alias HUGEL, sehingga semua bisa berjalan dengan baik dan almarhum bisa beristirahat dalam damai.

Perlu diketahui bahwa pasangan suami istri telah mengalami pisah ranjang namun belum bercerai secara hukum dan sang istri sering mengalami sakit dan juga sedang sakit, namun merasa terpukul mendengar suaminya telah meninggal dan seorang wanita yang bukan istri sah bersama oknum-oknum lainnya membawah dengan paksa mayat suami dan ayah dari anak-anak mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *