Petinju Pelajar SD Inpres Tumpaan Raih 3 Medali, Kepsek Norma Siar “Ini Suatu Kebangaan”

Minahasa Selatan // IMnews – Cabang olahraga tinju pada Liga Pelajar di Kota Manado – Sulawesi Utara 2026 resmi berakhir. Para petinju pelajar bersaing ketat untuk menjadi juara dengan berusaha merebut medali di beberapa kelas yang dipertandingkan membawah nama sekolah yang berada di daerah masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertajam pembinaan atlet pelajar di tingkat Provinsi.

Liga Pelajar Cabor tinju Pada sektor Putra dimana Petinju dari Sekolah Dasar (SD) Inpres Tumpaan – Minsel, merebut medali Perak melalui Sebastian Tampongelang di Kategori 28Kg Schools Boys yang berlangsung 3-5 Sepetember 2026. sebelumnya Bastian menang pada babak penyisihan, semifinal dan pada partai Final kalah split desiciaon.

Perlu diketahui pada kejuaraan sebelumnya dimana petinju pelajar SD Inpres Tumpaan ini Menyabet Juara 1 di Tomohon Boxing OTS 2026 dan Silver Medale di Kejuaraan Bupati Sangihe Open Boxing 2026 di Tahuna.

Kegiatan tinju pelajar ini sangat penting dan baik digelar untuk mengasah kemampuan para atlit usia pelajar guna bersaing dipentas tinju pelajar yang lebih bergengsi seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), juga mengaharumkan Sekolah, Daerah dan Sasana tempat berlatih untuk berprestasi dibidang olahraga tinju yang merupakan salah satu program Asta Cita Presiden RI, Bpk. Prabowo Subianto tentang Prestasi Olahraga yang diasah sejak usia dini.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Inpres Tumpaan Norma Siar, S.Pd., memberikan apresiasi kepada atlet yang telah menjalani proses latihan panjang hingga mampu tampil baik dan mendapatkan medali untuk mengharunkan Sekolah SD Inpres Tumpaan dan Minahasa Selatan di bidang olahraga Tinju Pelajar.

Selamat kepada Siswa Sebastian Tampongelang yang telah berusaha dan berlatih sehingga dapat memetik hasilnya. Ini adalah hal yang luar biasa yang dicapai di level yang terbilang luar biasa mengharumkan nama Sekolah dan Daerah Minsel. Teruslah berlatih lebih giat karena usia masih muda, perjalanan masih panjang, dan kesempatan untuk berprestasi lebih tinggi masih terbuka lebar,” ujar Siar.

Kepsek Norma juga menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana membangun karakter, sportivitas, sekaligus menciptakan perdamaian.

Menurutnya, semangat bertanding di arena olahraga menjadi cara positif menyalurkan energi kompetitif generasi muda. Bahkan, dalam berbagai kesempatan, olahraga terbukti mampu mempererat persaudaraan dan menjadi jembatan perdamaian.

Olahraga adalah bagian terbaik dari kompetisi. Energi yang dimiliki anak-anak muda diarahkan ke hal-hal positif melalui olahraga sehingga mampu melahirkan prestasi sekaligus memperkuat persatuan agar mampu melahirkan atlet yang berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Kegiatan-kegiatan yang digelar seperti ini nantinya diharapkan menjadi pijakan bagi pembinaan atlet usia pelajar yang akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *