UBS Hadirkan Wadah Karaoke Kompetitif dan Peluang Wirausaha, Dorong Talenta Tarik Suara hingga Bisnis Kesehatan

JAKARTA — PT Uni Beauty Shop (UBS) Internasional menghadirkan konsep unik yang memadukan pengembangan bakat seni tarik suara dengan pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan, melalui penyelenggaraan acara karaoke kompetitif sekaligus edukasi bisnis dan kepemimpinan.

Kegiatan karaoke yang digagas UBS bukan sekadar hiburan, melainkan menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki hobi bernyanyi untuk mengasah kemampuan vokal, membangun karakter suara, serta membuka peluang prestasi melalui ajang lomba yang terstruktur.

Pihak UBS menilai Indonesia memiliki banyak bibit penyanyi berbakat dengan teknik dan karakter vokal yang kuat, namun sering kali minim ruang kompetisi yang mampu menyalurkan potensi tersebut.

“Melalui lomba karaoke ini, kami ingin memberi ruang bagi mereka yang memiliki semangat berkarier di dunia tarik suara, baik sebagai penyanyi profesional maupun vokalis, agar terus meningkatkan skill, daya juang, dan kualitas pola vokal mereka,” ujar perwakilan UBS.

Di sisi lain, UBS yang merupakan perusahaan direct selling juga membawa misi besar dalam membangun jiwa usaha masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

Perusahaan ini menekankan pentingnya pembinaan organisasi, kepemimpinan, marketing, serta mentalitas bisnis yang tangguh, sebagai fondasi utama untuk menciptakan wirausahawan baru di Indonesia.

Menurut manajemen, kondisi ekonomi yang belum stabil secara global justru menjadi momentum bagi masyarakat untuk mencari peluang usaha baru yang fleksibel dan berkelanjutan.

Selain membangun ekosistem bisnis, UBS juga memperkenalkan berbagai produk unggulan di sektor kesehatan dan skincare berbahan alami.

Salah satu produk andalannya adalah Sodiva, suplemen antioksidan dengan teknologi ekstraksi ganda dari Jepang yang diklaim membantu menjaga kebugaran tubuh, mendukung regenerasi sel, serta menunjang gaya hidup sehat.

Tak hanya itu, UBS juga menghadirkan produk perawatan kulit herbal yang diformulasikan dengan bahan alami untuk membantu menjaga kelembutan, elastisitas, dan tampilan kulit agar tetap tampak muda.

Produk tersebut mengusung tagline “28 Hari Menemukan Keremajaan Kulit Anda Kembali”, yang menyasar kebutuhan masyarakat modern akan perawatan kulit yang aman dan berbasis herbal.

Ke depan, UBS juga menyiapkan ekspansi lini produk lain, mulai dari jus penambah stamina, madu khusus wanita, hingga berbagai produk kesehatan baru yang akan segera dirilis.

UBS menegaskan bahwa kekuatan utama perusahaan bukan hanya terletak pada produk, tetapi juga pada sistem pelatihan soft skill dan pembinaan mentalitas pengusaha.

Setiap mitra yang bergabung akan mendapatkan pelatihan terkait:
pengembangan usaha,
leadership, keberanian menghadapi kegagalan, penguatan jaringan pemasaran, hingga pembentukan mental baja dan tahan banting.

Untuk bergabung, masyarakat cukup melakukan pembelian produk minimal Rp500 ribu, lalu mengikuti berbagai pelatihan rutin yang telah disiapkan perusahaan.

“Yang terpenting bukan hanya membeli produk, tetapi ikut belajar membangun pola pikir pengusaha, keberanian gagal, dan konsistensi bertumbuh,” jelasnya.

Meski baru memasuki fase kebangkitan bisnis kedua pada awal tahun ini, UBS mengklaim telah berkembang pesat dalam waktu kurang lebih tiga bulan.
Saat ini jaringan UBS telah merambah berbagai wilayah strategis seperti: Jabodetabek, Bandung, Tasikmalaya, Garut, Purwokerto, Semarang, Solo, Surabaya, Malang. Dengan pusat operasional di Jakarta, perusahaan optimistis ekspansi akan terus meluas ke berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

UBS juga menekankan bahwa produk kesehatannya dikembangkan dengan pendekatan holistik, tidak hanya fokus pada konsumsi suplemen, tetapi juga edukasi mengenai: pola makan sehat, olahraga, kesehatan mental, pengaturan pernapasan, hingga keseimbangan psikologis.

Konsep ini diyakini mampu membantu masyarakat membangun pola hidup preventif untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Dengan kombinasi antara kompetisi seni, peluang usaha, penguatan leadership, serta edukasi kesehatan, UBS menargetkan dapat menjadi platform yang bukan hanya menjual produk, tetapi juga membangun kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat Indonesia.

*/Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *