Launching Ketahanan Pangan BUMDes “Maju Sejahtera” Desa Matani : Gerakan Menanam Cabai dan Peternakan Babi.

Launching Ketahanan Pangan BUMDes “Maju Sejahtera” Desa Matani : Gerakan Menanam Cabai dan Peternakan Babi.

MINSELMATANI,,IMnews // Dalam upaya memperkuat kemandirian pangan Masyarakat Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Sejahtera Desa Matani menggelar launching program Ketahanan Pangan dengan kegiatan awal penanaman cabai dan pengumbaran bibit Peternakan Babi pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Kegiatan ini berlangsung di lahan ketahanan pangan Bumdes Desa Matani, dimana bibit cabe diawali penanaman oleh pjt. Hukum Tua Hanny Liwe, SE yang kemudian diikuti oleh pendamping desa dan pengurus BUMDes serta masyarakat yang hadir dan dilanjutkan dengan pelepasan umbaran bibit ternak babi di lokasi peternakan yang telah disterilkan dimana bibit ternak babi telah diberikan vaksin dan vitamin.

Adapun kegiatan ini di dihadiri langsung oleh Pendamping Desa, Hukum Tua, Perangkat Desa dan Masyarakat Desa Matani serta para pengurus BUMDes Maju Sejahtera.

Perlu diketahui PDDT Nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2022, Peraturan Menteri Desa PDDT Nomor 8 tahun 2022 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2023, serta Keputusan Menteri Desa nomor 82 tahun 2022 tentang Pedoman Ketahanan Pangan di Desa, salah satu prioritas Penggunaan Dana Desa adalah untuk Ketahanan Pangan dengan besaran minimal 20 persen dari total pagu yang diterima Desa. Melalui Kebijakan ini diharapkan Pemerintah Desa dapat melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan potensi desanya. Bagaimana Dana Desa dipergunakan untuk kegiatan tergantung pada hasil musyawarah Desa.

pjt. Hukum Tua Hanny D. Liwe, SE menyampaikan apresiasi atas inisiatif BUMDes dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

Gerakan menanam cabai dan Peternakan Babi ini bukan sekadar simbolis, tapi bentuk nyata kesadaran dalam menciptakan kemandirian menghasilkan pangan dari Desa, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga komoditas Pangan,” ujarnya.

Hanny juga menuturkan bahwa pengurus BUMDes ini telah dipilih berdasarkan musyawarah desa, dimana yang diberikan kepercayaan Masyarakat : Ketua Gledo Lamia, SE, Sekretaris Olvi Tulung dan Bendahara Meyke Rumopa, demikian juga perencanaan program kegiatan BUMDes telah dibahas secara bersama-sama sesuai dengan mekanisme yang ada.

ya benar, dimana pengurus BUMDes ini telah dipilih berdasarkan musdes demikian juga program kegiatannya, Kami Pemerintah Desa Matani juga telah memberikan 100℅ penyertaan modal kepada Pengurus BUMDes Maju sejahtera yakni 20% dari total pagu desa yakni 200 juta” turut Liwe.

Sementara itu ketua pengurus BUMDes Maju Sejahtera Desa Matani Gledo Lamia, SE membenarkan hal tersebut dimana pengurus BUMDes Maju Sejahtera Desa Matani telah menerima 100% penyertaan modal senilai 200 juta dari pemerintah Desa Matani.

kegiatan ini merupakan bagian awal dari program jangka panjang, Kami memilih komoditas cabai dan Peternakan Babi karena kebutuhan yang tinggi di masyarakat serta potensi ekonomi yang cukup menjanjikan, kami telah memulai penanaman awal bibit cabai dari 10.000 bibit yang direncanakan, demikian juga untuk Peternakan babi dimana Kami memulainya dengan 30 ekor bibit yang rencana penen akhir maret 2026 sampai awal april 2026” jelas Lamia.

Dengan dimulainya program ini, Desa Matani meneguhkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan yang menjadi program penting pemerintah daerah kabupaten Minahasa Selatan yang dipimpin Bupati Franky Donny Wongkar, SH dan Wabup Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP, Program Asta Cita Pemerintah Pusat Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tentang Swasembada Pangan yang diharapkan gerakan ini menjadi langkah awal menuju desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *